本网站已关闭,请浏览新网站 Parstoday chinese
时政

Presiden Pakistan Pervez Musharraf, menilai investivigasi internasional soal aksi teror terhadap Mantan Perdana Menteri Pakistan, Benazir Bhutto, sebagai hal yang bisa dipertimbangkan. Partai Rakyat Pakistan (PPP) kemarin meminta pihak internasional untuk melakukan investigasi aksi teror terhadap Bhutto. Menurut Kantor Berita IRNA yang mengutip situs Pakistan News, Musharraf kemarin malam mengatakan, "Investigasi internasional soal aksi teror terhadap Benazir Bhutto merupakan langkah yang dipertimbangkan."
Musharraf dalam wawancara telepon dengan Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, mengatakan, "Pemerintah tengah mengusut para pelaku di balik aksi-aksi teror." Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Pakistan menentang investigasi internasional soal aksi teror terhadap Bhutto, dengan mengatakan, "Komunitas internasional tidak dapat memahami kondisi Pakistan."
Aksi teror di tempat sidang Partai Rakyat Pakistan (PPP) di kota Rawalpindi menyebabkan Benazir Bhutto tewas.
Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, Ehud Olmert, mengakui bahwa pihaknya tidak berupaya meningkatkan proses perdamaian di kawasan. Menurut Kantor Berita Xinhua, sumber-sumber pemberitaan Palestina kemarin menyebutkan, "Dengan alasan serangan rudal ke kawasan permukiman Zionis oleh para pejuang Palestina, Olmert di sidang kabinet mingguan menuntut konsistensi Otorita Palestina untuk menindak serangan tersebut." Olmert mengklaim, "Selama bangsa Palestina tidak konsisten, ia tak akan meningkatkan proses perdamaian."
Tanpa menyinggung intensitas kekerasan serdadu Zionis Israel terhadap bangsa Palestina dan berlanjutnya pembangunan permukiman Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan, Olmert mengatakan, "Tel Aviv tidak dapat mengubah sikapnya soal bangsa Palestina."
第4979页 共4979页