|
|
Ahmadinejad: Semua Negara Berhak Manfaatkan Teknologi Nuklir |
Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dalam wawancaranya dengan Koran Perancis , Le Monde mengatakan, penyetaraan program nuklir Iran dengan bom atom adalah mendzalimi kemanusiaan. Seraya mengkritik pidato terbaru Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy soal nuklir Iran, Ahmadinejad menegaskan, Tehran meyakini bahwa semua negara berhak memanfaatkan energi nuklir sebagai energi alternatif bebas polusi. Ahmadinejad juga menyebut problem utama sejumlah negara anggota DK-PBB saat ini adalah sikap arogansi mereka yang mengganggap hak pemanfaatan energi nuklir hanya ditangan mereka. Adapun Wakil Tetap Iran di Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Ali Asghar Soltineyeh, saat menghadiri seminar di Universitas Jenewa mengatakan, tujuan dibentuknya IAEA adalah memberikan kesempatan kepada negara anggotanya untuk meraih teknologi energi nuklir, namun AS dan Eropa berupaya menggagalkan upaya tersebut. Soltaniyeh juga menyinggung butir keempat Traktat Non Proliferasi Nuklir (NPT) yang memberikan hak sepenuhnya kepada anggota untuk memanfaatkan energi nuklir. Disebutkan pula saat ini Iran telah melampau kesepakatan dengan IAEA. Di pihak lan, IAEA merasa puas atas kerjasama yang ditunjukkan Tehran, namun Barat tetap bersikeras melimpahkan kasus nuklir Iran ke DK-PBB. Sementara itu Dirjen IAEA, Muhammad ElBaradei saat berada di Kairo, kembali menegaskan kemajuan kerjasama yang dicapai IAEA dan Tehran serta memperingatkan upaya Barat mengancam Iran. Ia juga menilai pemanfaatan energi nuklir adalah hak sepenuhnya Iran, namun dalam hal ini harus ada upaya saling percaya. Tehran selama ini menyatakan bahwa pihaknya bersedia memberikan semua jawaban dan mencari solusi masalah yang tersisa. Hal ini telah dibuktikan Tehran dengan menandatangani kesepakatan baru dengan IAEA yang menyatakan Iran akan memberikan jawaban atas masalah yang tersisa dalam tempo satu bulan.
|
|
最后更新 ( 2008-03-09 16:59 )
|